To be winner that you can change progress and improve yourself and to be extraordinary
Home Archive
Tata Kelola Teknologi Informasi PDF Print E-mail

Tata Kelola Teknologi Informasi


Tata kelola teknologi informasi (Bahasa Inggris: IT governance) adalah suatu cabang dari tata kelola perusahaan yang terfokus pada sistem teknologi informasi (TI) serta manajemen kinerja dan risikonya. Meningkatnya minat pada tata kelola TI sebagian besar muncul karena adanya prakarsa kepatuhan (seperti Sarbanes-Oxley di AS dan Basel II di Eropa) serta semakin diakuinya kemudahan proyek TI untuk lepas kendali yang dapatt berakibat besar terhadap kinerja suatu organisasi.

Tema utama diskusi tata kelola TI adalah bahwa teknologi informasi tidak bisa lagi menjadi suatu kotak hitam. Secara tradisional, penanganan pengambilan keputusan kunci di bidang teknologi informasi diberikan kepada para profesional TI karena keterbatasan pengalaman teknis eksekutif lain di tingkatan direksi perusahaan serta karena kompleksitas sistem TI itu sendiri. Tata kelola TI membangun suatu sistem yang semua pemangku kepentingannya, termasuk direksi dan komisaris serta pengguna internal dan bagian terkait seperti keuangan, dapat memberikan masukan yang diperlukan untuk proses pengambilan keputusan. Hal ini mencegah satu pihak tertentu, biasanya TI, disalahkan untuk suatu keputusan yang salah. Hal ini juga mencegah munculnya keluhan dari pengguna di belakang hari mengenai sistem yang tak memberikan hasil atau kinerja sesuai yang diharapkan, gunakan Metodologi Togaf dan COBIT seperti gambar dibawah ini.

TOGAF Metodology Cobit

 COBIT dapat menyediakan seperangkat praktek yang dapat diterima pada umumnya karena dapat membantu para direktur, eksekutif dan manager meningkatkan nilai IT dan mengecilkan resiko.


COBIT ini juga mencakup bimbingan bagi para direktur dan semua level manajemen dan terdiri atas empat seksi:

  • Gambaran luas mengenai eksekutif
  • Kerangka kerja
  • Isi utama (tujuan pengendalian, petunjuk manajemen dan model kedewasaan)
  • Appendiks (pemetaan, ajuan silang dan daftar kata-kata)


Isi utama dibagi lagi menurut proses 34 IT dan memberikan gambaran yang sempurna mengenai cara mengendalikan, mengelola dan mengukur masing-masing proses. Selain itu, COBIT :

  • Menganalisa bagaimana tujuan pengendalian dapat dipetakan ke dalam lima wilayah penentuan IT agar dapat mengidentifikasi gap potensial.
  • Menyesuaikan dan memetakan COBIT ke standar yang lain (ITIL, CMM, COSO, PMBOK, ISF and ISO 17799)
  • Mengklarifikasikan indikator tujuan utama (KGI) dan indikator hubungan kinerja utama (KPI), dengan mengenal bagaimana KPI dapat bergerak mencapai KGI.
  • Menghubungkan tujuan bisnis, IT and proses IT (penelitian mendalam di delapan industri dengan pandangan yang lebih jelas tentang bagaimana proses COBIT mendukung tercapainya tujuan IT spesifik dan dengan perluasan, tujuan bisnis).

 


Dalam Pengembangan Teknologi Informasi minimal harus mempertimbangkan hal-hal:

  • Struktur Organisasi dan Sumber Daya
  • Audit Trail
  • Security and Capacity Planning
  • Backup Recovery termasuk DRP
  • Application Maintenance
  • Outsourcing
Pranala Luar
Last Updated ( Wednesday, 22 June 2011 01:41 )
 
Joomla 1.5 Templates by JoomlaShine.com